Arsip Blog

Begitu Mempesonanya

Di indahnya taman, mataku tertawan pada sekuntum mawar. Pada aneka warna yang ditawarkan, merah marun. Warna yang kerap kali membuatku tertegun akan keelokannya. Jika boleh ijinkan aku menyentuh, dan memilikinya. Bukan hanya sebagai hiasan, namun hiasan di taman hati. Karena ku tahu bukan hanya kumbang taman yang tertarik namun hati kecilku pun juga ikut merasaknnya. Read the rest of this entry

Hujan Itu . . .

Gemercik Hujan
Gemercik Hujan

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. [6:99]

Lebih lengkap baca disini

“Karena Aku Suka Dia Wanita Si Merah Marun”

Wanita Merah MarunDari apa yang pernah aku liat, aku baca, aku alami dan apalah namanya ku mencoba menuliskannya lagi dengan gaya bahasa ku sendiri. Kali ini ku tuliskan tentang cerita dalam sebuah perjalanan di sekolah kehidupan ini. Aku beri judul “Karena Aku Suka Dia Wanita Si Merah Marun”, jangan ditanya kenapa ku memberinya judul seperti itu? Karena ku juga tak tahu apa jawaban pastinya, tapi yang jelas ku suka dia dengan gaun Merah Marunnya.
Read the rest of this entry