Mencintai Itu Keputusan (“Aku mencintaimu = Aku memberimu”)

Cinta adalah kata lain dari memberi…sebab memberi adalah pekerjaan…sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat… sebab pekerjaan berat itu harus ditunaikan dalam waktu lama…sebab pekerjaan dalam waktu lama begitu hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh…maka setiap orang hendaklah berhati hati saat ia akan mengatakan, “aku mencintaimu.” Kepada siapapun.
Lalu benarkah mencintai itu sebuah keputusan, atau “aku mencintaimu = aku memberimu”??????????_-^
Yah. . . ada benarnya kali ato bener juga kali, mencintai adalah sebuah keputusan (di dalam LKMM TD ada juga koq materi tentang Teknik Pengambilan Keputusan…hhe,,tapi bukan masalah ini contohnya, LKMM TD kan buat suatu kegiatan dan gak da hubungannya dengan Mencintai Itu Keputusan). Keputusan untuk mencintai seseorang dengan segala resiko dan konsekuensi yang ada merupakan keputusan besar.
Ada taruhan kepribadian disitu. “Aku mencintaimu,” adalah ungkapan lain dari,”Aku ingin memberimu sesuatu” ;memberikan mu perhatian, kasih sayang, dll. Yang terakhir ini juga adalah ungkapan lain dari ,”Aku akan memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia…aku akan bekerja keras untuk memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin…aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku proses pertumbuhan dirimu melalui kebajikan harian yang akan kulakukan padamu…aku juga akan melindungi dirimu dari segala sesuatu yang dapat merusak dirimu dan proses pertumbuhan itu…”
Taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap kepribadian kita. Sekali kita mengatakan kepada seseorang, “Aku mencintaimu.” kamu harus membuktikan ucapan itu. itu deklarasi jiwa bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan memberi, kesiapan dan kemampuan berkorban, kesiapan dan kemampuan melakukan pekerjaan-pekerjaan cinta: memperhatikan, menumbuhkan, merawat, melindungi.

About febrian hadi

Biasa Namun Tak Sederhana

Posted on 23 April 2010, in Cerita, CINTA, Motivasi. Bookmark the permalink. 13 Komentar.

  1. Apa iya bener seperti itu ya😕

    • kalo menurut QK sendiri gimana??
      bener gak?? QK pernah mencintai kan sesorang??
      trus gimana rasanya?

      • rasanya?? hmmm membingungkan…:mrgreen:
        Qk nggak ngerti cinta itu keputusan atau bukan.
        yang Qk rasain cuma gimana caranya membuat orang yang QK sayang bahagia..

        jadi itu artinya apa ya…:mrgreen:

        ah jadi mikir emang mencintai itu keputusan kali ya… kan untuk membuat bahagia QK harus siap memberikan sesuatu untuknya😀 harus siap memperhatikan, menumbuhkan, merawat, melindungi.atau bahkan melepaskannya:mrgreen:

        begitu kah?

        HIDUP!!! ^_^

  2. semua ada hubungan timbal baliknya..

    pencerahan yang indah🙂

  3. mencintai itu ikhlas ya febri? setuju kan?

  4. setuju banget…

    salam kenal…

  5. maka dari itu saia belum mau berpacaran😉

Silahkan berkomentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: