“SELAT MADURA TAK PERNAH SEPI”

Pelabuhan Tanjung Perak merupakan salah satu pelabuhan pintu gerbang di Indonesia, yang menjadi pusat kolektor dan distributor barang ke Kawasan Timur Indonesia, khususnya untuk Propinsi Jawa Timur. Selain itu tanjung Perak ini merupakan penghubung antara pulau Jawa dan pulau Madura melalui jalur transport laut. Karena ini adalah satu-satunya transport yang menghubungkan pulau jawa dan pulau madura maka tak heran jika selat Madura yang menjadi lalu lintas dari Kapal Ferry ini selalu ramai.

Kapal Ferry

Kapal Ferry

Biasanya nih setiap kali naik kapal ferry saya selalu naik di lantai dua, karena bisa menyaksikan aktifitas lainnya di sekitaran selat Madura ini, dan bisa melihat gradasi warna yang berbeda di lautan. Memang ya, Tuhan Itu Maha Indah meski airnya kotor ditengah laut ada gradasi warna yang berbeda, saying untuk dilewatkan.

Dipertengahan tahun 2009 lalu selat Madura tak seramai biasanya, karena sejak saat itu kapal ferry bukan lagi transport satu-satunya yang mengantarkan penumpang menyebrang selat Madura. Sejak saat itu kapal ferry punya saingan baru yang lebih orang-orang sukai yaitu Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu).

Jembatan Suramadu disaat Malam hari

Foto oleh : Chairil Djaka Kusuma

Kepulangan ku beberapa waktu lalu memang ada yang berbeda, kapal ferry hanya diisi oleh motor roda dua dan bis antar kota dalam propinsi. Kebetulan sih kemaren pas pulang dianter teman ke Tanjung Perak dan harus masuk dermaga harus masuk pintu pejalan kaki bersama calon penumpang lainnya sesame pejalan kaki. Disitu saya temukan Pramugari yang sopan dan cantik pula😉

Pramugari Cantik

Lepas dari dermaga, tepat di tengah selat Madura ku menemukan aktifitas bapak paruh baya yang entah sedang mencari ikan atau aktivitas lainnya. Beliau asyik mengemudikan perahu kecilnya itu.

Aktivitas di selat Madura

Aktivitas di Selat Madura

Foto oleh : Chairil Djaka Kusuma

 Semoga selat Madura tidak pernah sepi dengan aktivitas orang-orang yang ada disana, karena sebagian dari mereka nafkah keluarganya di tempat itu.

About febrian hadi

Biasa Namun Tak Sederhana

Posted on 4 Juli 2011, in Cerita and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 27 Komentar.

  1. siippp febb….

    pramugarinya juga sipp… haha..

    klik ini feb: http://djaka.blog.perbanas.ac.id/category/wisata-sumenep-madura/

  2. Rame mana ya sama selat Lombok?

  3. Belum pernah ke sellat Lombok mas
    makanya gak bisa ngebandingin..😆

    Orang lombok mas?

  4. aangbikinblog

    saya pernah ke madura lewat jembatan surmadu masbro, tapi cuma bangkalan, cuz bingung mau kemana, ga tau apa2 heheh2

  5. Ngeramein lagi. he.he . . .

  6. keren photonya tapi kasihan juga si bapak tua itu. Tapi kenapa ndak lewat suramadu aja kakak

  7. Akhirnya… pulang kampung jugaaa…. mabuk laut ga nih? hehehe

  8. Rencananya bulan Oktober mau ke sana. Semoga jadi🙂

  9. Marchei Riendra : oh Dosen pembimbingnya dari Bangkalan ya?
    iya aku juga asli madura tapi kab paling ujung, Sumenep🙂

  10. yg oke cuma pramugarinya brow…

  11. Sampai sekarang belum pernah lho ke Madura…..

  12. kunjungan dan komentar balik ya gan

    salam perkenalan dari

    http://diketik.wordpress.com

    sekalian tukaran link ya…

    semoga semuanya sahabat blogger semakin eksis dan berjaya.

  13. saya ngopy foto jembatan Suramadu nya yaa.. bagusss.. trims

  14. Hhhmmm… Namanya kenyo tuh..
    Sepertinya itu footo lama ya coz orngx skr dah punya anak..
    ​‎​˚°[н̲̅e̲̅н̲̅e̲̅н̲̅e̲̅]˚˚°[н̲̅e̲̅н̲̅e̲̅н̲̅e̲̅]˚˚[н̲̅e̲̅н̲̅e̲̅н̲̅e̲̅]˚…

  15. thank’s mas bro….

    karena pean PA’DE aku masuk DUMAY…
    hahahahah…..keren abiiiiiiiiiiiiiiiiiiis…..!!!!!

Silahkan berkomentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: