Tak Kenal Maka Ta’aruf

‘Tak Kenal Maka Ta’Aruf’ itulah tema yang diusung dalam acara Chating Dengan YM pada episode Kamis 29 Nopember 2012 kemaren. Acara yang dipandu oleh Denny Cagur dan Ustad Yusuf Mansur itu menghadirkan bintang tamu yang perjalanan cintanya dimulai dengan ta’aruf, mereka adalah Bunda Helvi, Bu Eddis Adelia dan suami.

Bunda Helvi yang juga sebagai penulis ternama menceritakan bagaimana perjalanan cintanya yang berawal dari bertukar biodata dengan seorang ikhwan yang sekarang telah resmi menjadi suaminya.  Cerita yang sama dengan bintang tamu yang kedua, yaitu Bu Eddis Adelia dan suami. Secara bergantian Bu Eddis Adelia dan Pak Fery (suaminya) menceritakan bagaimana perjalanan proses ta’arufnya yang dibantu oleh seseorang yang mereka kenal sebelumnya. Bagi yang semalem belum sempat nonton acar tersebut sila didownload dan ditonton videonya.

Ada yang menarik dari program yang dihadiri oleh rekan-rekan STT PLN dan ukhti-ukhti cantik dari Great Muslimah ini, diakhir acara sebelum Ustad Yusuf Mansur membacakan do’a, Bunda Helvi membacakan sebuah puisi yang ia buat untuk suami tercinta. Judul puisi itu adalah ‘Kangen’, begini puisinya :

Kangen
oleh : Helvy Tiana Rosa
 
Telah kutuliskan puisi-puisi itu
sejak usiamu 26 tahun
ketika pertama kali kita bertukar senyum
pada jarak pandang yang begitu dekat
Kau ingat,
saat kubisikkan mungkin aku tak perlu matahari,
bulan atau bintang lagi
cukup Kau, cahaya yang Dia kirim untukku.
Ah, apa kau masih menyimpan puisi-puisi itu?
Belasan tahun kemudian
aku masih menikmati
mengirimimu puisi
hingga hari ini
aku pun menjelma hujan yang enggan berhenti
di berandamu
bersama angin yang selalu kasmaran
Kau tau, aku masih saja menatapmu
dengan mataku yang dulu
Lelaki sederhana berhati samudera
yang selalu membawaku berlabuh padaNya
Pada berkali masa, kau pernah berkata,
“Aku tahu, Aku hanya ingin menikahi jiwamu selalu.”

Itu puisi yang dibacakan Bunda Helvi di acara semalem, puisi ini ada dibuku karyanga yang berjudul “Mata Ketiga Cinta” sila diburu deh di toko buku terdekat.

About febrian hadi

Biasa Namun Tak Sederhana

Posted on 30 November 2012, in CINTA, Puisi, Sekolah Kehidupan and tagged , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Smg saya disegerakan untuk dipertemukan dengan calon imam dengan cara ta’aruf, Aamiin🙂

Silahkan berkomentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: