Aku Ditanya

“Yang ditanya tidak lebih paham dari yang bertanya.”

Demikianlah jawabanku yang pertama terlontar saat teman bertanya. Yah, yang ditanya tidak lebih paham dari yang bertanya. Tersebab tak semua hal yang ku pahami.

Sering ku temui pertanyaan-pertanyaan dari teman yang kerap kali mengharuskan ku membaca dan membaca lagi. Khawatir ada yang terselip lupa dan salah. Jika benar syukur alhamdulillah, namun bila salah khawatir jadi dosa jariyah.

Pertanyaan-pertanyaannya pun beragam; serupa pengalaman, tentang kehidupan, tentang agama, tentang modelling pada penelitian Tugas Akhir hingga berupa testimoni untuk sebuah karya.

Suatu ketika pernah ku ditanya tentang sebuah hakikat kehidupan. Lalu ku jawab apa yang ku pahami saja. Setelah ku tanya, ternyata seorang teman tersebut akan mengisi  salah satu acara training di jurusan tetangga. Dan lagi, ku pahami lagi apa yang telah ku berikan padanya, khawatir ada yang keliru.🙂

Namun tidak semua pertanyaan saya jawab, tersebab terbatasnya ilmu. Biasanya ku sarankan, ‘bertanya saja pada ahlinya’. Dan pada akhirnya, pada setiap jawaban yang diberikan berharap ada manfaat yang bisa dialmbil.

Follow twitter kami di @febrianhadi

Posted from WordPress for Android

About febrian hadi

Biasa Namun Tak Sederhana

Posted on 28 Mei 2013, in CINTA. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Kalau ada yg sering nanya, bisa jadi Anda dipercaya sama manteman, Bro

  2. krena ditanya jadi giat belajar, hikmah toh hahaa

Silahkan berkomentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: