Monthly Archives: November 2014

Potongan Puzzle

Kita adalah potongan puzzle kehidupan; saling melengkapi disetiap pertemuan.
Saat kulelah, kau hadir bawa senyum yang membelah.
Kala kau jenuh, aku yang tuangkan air dalam haus rindumu.

Kita adalah sepasang lengan yang berlainan;
saling berpelukan saat berdekatan, saling mendoakan kala berjauhan.

Posted from WordPress for Android

Lakon Disebuah Kisah

kita; adalah lakon
pada sebuah kisah
tentang benci
tentang cinta
tentang pedih
juga bahagia
kita; adalah bagaimana cerita membawa
sebuah diorama dialetika
yang dirancang sempurna
oleh Sang Esa.

-6 Oktober 2014
~@febrianhadi

Posted from WordPress for Android

Ranting Cinta

Pada ranting-ranting cinta,
daundaun sepi berguguran.
Dihempas sang bayu menjadi kenangan.
Yang kemudian dilarungkan disebait doa,
yang di-aamiin-kan oleh ingatan.

Sumenep, 11 Oktober 2014
~@febrianhadi

Posted from WordPress for Android

Degradasi Moral

Zaman makin edan, dan tak lagi elegan sejak raja lengser dari kursi pemerintahan. Kaum-kaum baru bermunculan, dengan hiasan tanduk dan tindik, persis seperti kambing kesetanan.

Bila dulunya malam adalah waktu pemulangan bagi jiwajiwa yang haus pelukan, kini malam sebagai ladang kehidupan; dengan rok mini dan seutas tali yang melengkung dipundak untuk menutupi bongkahan.

Dengan irama yang bait liriknya mengaru biru, kau melarung seirama geliat erotis. Tubuh mungil itu melayang terbang, lalu putus kehilangan arah saat puncak kenikmatan tak lagi dirasa.

Oktober, 2014
@febrianhadi

Posted from WordPress for Android

Sebuah Ingatan

#1
di album ingatan
aku menyimpan wajah teduhmu
dalam folder kenangan
sesekali ia menguap,
dari dalam pixel-pixel gambar
tentang aroma tubuh yang kurindukan

#2
aku anggap setiap kepulangan
adalah akhir dari penantian
menghitung detak-detik waktu sebagai kesepian
dengan jarak yang membentang-pisahkan
lalu bagaimana dengan peluk hangat yang kau janjikan? masihkah kau menyimpannya, untukku?

Sumenep, 4 Oktober 2014.
~@febrianhadi

%d blogger menyukai ini: