Sebuah Ingatan

#1
di album ingatan
aku menyimpan wajah teduhmu
dalam folder kenangan
sesekali ia menguap,
dari dalam pixel-pixel gambar
tentang aroma tubuh yang kurindukan

#2
aku anggap setiap kepulangan
adalah akhir dari penantian
menghitung detak-detik waktu sebagai kesepian
dengan jarak yang membentang-pisahkan
lalu bagaimana dengan peluk hangat yang kau janjikan? masihkah kau menyimpannya, untukku?

Sumenep, 4 Oktober 2014.
~@febrianhadi

About febrian hadi

Biasa Namun Tak Sederhana

Posted on 13 November 2014, in Puisi and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. rindu, obatnya hanya ketemu.

Silahkan berkomentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: