Category Archives: Agama

Ambillah Hikmahnya

Meski tak butuh penilaian dari kita, ada penilaian tersendiri pada ia yang diam-diam belajar. Bertanya pada dirinya. Berinteraksi dengan lingkungan. Meresapi makna perjalanan hidup. Lalu menuliskannya pada bait-bait yang berirama.

Ada penggalan-penggalan kisah dari perjalanannya yang terkadang menjadi inspirasi bagi sebagian orang. Dalam diamnya yang belajar, tak melulu bergantung pada seorang guru di depan kelas, sebagaimana laiknya belajar. Read the rest of this entry

Baity Jannaty

Setiap orang ingin masuk surga, namun tidak semua orang tahu jalan pintas menuju surga. Setiap orang tahu bahwa jannah itu artinya surga, namun tak semua orang sadar bahwa dirumah juga ada surga. Tersebab itu nabi saw. berpesan “baity jannaty” rumahku adalah surgaku. Artinya kita tak perlu jauh-jauh mencari surga, karena kita bisa dapatakannya dirumah sendiri. Namun bodohnya kita malah sibuk menggali surga yang jauh tapi lupa menggali surga yang dekat.

Baity jannaty itu bukanlah rumah mewah yang penuh dengan gemerlap lampu. Namun penghuni didalamnya merasa gelap batinnya. Bukan pula rumah mewah yang luasnya menyamai lapangan golf, namun hati para penghuninya sempit bagai kuburan. Baity jannaty itu yang di rumahnya terdapat ketaatan dan keharmonisan hingga mendatangkan ketenangan antar anggota keluarga.

Read the rest of this entry

Indahnya Sedekah

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” -QS. At Taubah 103-

Ayat diatas merupakan satu diantara ayat kalam Ilahi tentang zakat. Kata ‘ambillah’ diawal kalimat merupakan kata perintah yang artinya diwajibkan -bagi yang mampu-. Setiap seruan perintah nan diwajibkan akan berbalas pahala oleh Sang Khalik. Pun juga yang sunnah, karena setiap ibadah nan wajib Tuhan berikan ibadah sunnah untuk melengkapi. Sedekah misalnya, sunnah hukumnya. Ia hadir untuk melengkapi zakat yang diwajibkan.
Read the rest of this entry

Mereka Yang Terlelap

Duhai orang yang terlelap. Sungguh nikmat malammu. Gelapnya malam membuat matamu tak mampu melihat tenaga cahaya yang tersembunyi dibaliknya.

Duhai penikmat malam. Dingin yang merasuk semakin membuat diri terlena, bergeliat manja dibalik selimutmu yang demikian hangatnya.

Sunyi senyap membuat diri ini hanyut tak menghiraukan seruan cintaNYA. Padahal Dia turun tuk menemui sesiapa yang meminta.

Duhai, orang yang masih saja terlelap. Masihkah kau menikmati malammalammu dengan kepulasan? Adakah kau tergerak hatimu?

Sumenep, 22 Ramadhan 1434 H

Posted from WordPress for Android

Mengasihi . . .

Mengasihi adalah kata kerja. Ia bukan didapat, melainkan diciptakan. Karenanya, mohonlah pada Dia Yang Maha Pengasih, agar Dia menganugerahkan sedikit cinta kasihnya yang mampu kau terima. Sungguh itu sebuah keberuntungan besar buatmu.

Jumu’ah Mubarak
6 Rabiul Awal 1434 H
%d blogger menyukai ini: