Category Archives: Kaderisasi

Obrolan di Kampus I

“Cobalah segala sesuatu hal yang baru. Bila tak tahu pelajarilah, lalu bertanya maka kau akan memehaminya.”

Masjid Manarul Ilmi ITS merupakan tempat yang sering saya kunjungi disaat panggilanNya menggema di seantero kampus perjuangan. Tak terkecuali saat adzan dhuhur berkumandang kemarin. Sambil berniat untuk istirahat makan siang, ku niati pula shalat dhuhur di masjid ini. Kebetulan kantor tempat saya kerja tak jauh dari masjid ini. Read the rest of this entry

Selamat Hari Statistika Nasional

Selamat Hari Statistika Nasional

Selamat Hari Statistika Nasional

Selamat Hari Statistika Nasional.

Semoga Statistika bisa menjadi tools untuk semua aspek. Semoga pula masyarakat sadar akan pentingnya data.

STATISTIKA Pilihan ku. Harapan ku. Perjuangan ku
Vivat..Vivat..Vivat

Febrian Hadi S
1308030016

Sukses Kuliah?

Malam itu begitu sunyi sepi, hanya menyisakan tiga orang di rumah kontrakan. Memang malam itu malam minggu, seperti biasanya banyak teman-teman yang pulang kampung untuk melepas rindu bersama keluaga. Malam yang begitu sepi itu membuat ku bingung harus berbuat apa. Terbesit dalam pikiran, kenapa tidak membaca buku saja kan sudah lama saya tidak membaca buku. Singkat cerita buku ESQ Way 165 karangan gurunda Ary Ginanjar lah yang menjadi teman setia malam itu. Sebenarnya buku cetakan ke-45 ini sudah pernah saya baca, entah kenapa ada aura positif saat melihat buku ini hingga ku tertarik untuk membacanya lagi.

Anak Kuliahan

Anak Kuliahan

Read the rest of this entry

“Kaderisasi Dalam Pembentukan Karakter”

character-building

character-building

“Jika ingin memanen dalam 3 bulan, maka tanamlah padi, jika ingin memanen dalam 10 tahun maka tanamlah pohon, tapi jika mengharapkan perubahan 100 tahun kedepan didiklah sebuah generasi”.

Dalam ungkapan di atas menujukkan sebuah fakta yang layak kita pikirkan dengan hati nurani dan keseriusan, bahwa mendidik sebuah generasi untuk transisi dan regenerasi adalah mutlak jika kita menginginkan sebuah perubahan menuju perbaikan. Kata regenerasi identik dengan pemuda, maka tak heran ketika Bung Karno mengatakan “Berikan Aku sepuluh pemuda maka Aku akan mengubah negri ini”. Ini membuktikan bahwa peran pemuda sangat dibutuhkan untuk sebuah regenerasi. Begitu juga dengan Bung Tomo yang berhasil memukul mundur penjajah di kota Pahlawan Surabaya yang tak lain lakonnya adalah para pemuda Arek-arek Suroboyo, dan banyak lagi sejarah ataupun peristiwa yang digagas oleh para pemuda. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: