Category Archives: Karakter

3. #SpiritualSamurai : Jalan Samurai

Sebagai seorang prajurit yang bertugas untuk melindungi tuan mereka baik dalam keseharian maupun dalam pertempuran, membuat seorang Samurai selalu merasa bahwa bahaya dan kematian bisa datang kapan saja.

Bunga sakura yang juga icon negara Jepang adalah salah satu simbol Samurai. Mengapa demikian? Karena bunga sakura bersemi hanya dalam waktu yang singkat. Seperti prajurit Samurai, bunga sakura gugur dipuncak kematangannya, akan tetapi jiwa Samurai tetap abadi dengan keindahannya. Read the rest of this entry

Iklan

2. #SpiritualSamurai : Suara Hati

Dalam prolog, dipostingan sebelumnya, sedikit mengulas warisan nilai-nilai dari ksatria Samurai. Samurai merupakan ksatria elit Jepang yang dikenal pemberani dan mahir menggunakan pedang, namun sangat santun, setia, dan senantiasa berpegang teguh pada nilai etika dan moralitas.

Hal yang paling mendasar dalam prinsip Samurai adalah berpegang teguh terhadap kejujuran pada diri sendiri, jika tidak, maka mereka dianggap belum benar-benar menjalani hidup secara utuh. Mereka menganggap apabila telah jujur pada diri sendiri maka secara spontan mereka pun akan jujur pada siapapun. Read the rest of this entry

1. #SpiritualSamurai : Prolog

Buku ini saya dapatkan pertengahan tahun 2012 lalu. Buku karangan Bapak Ary Ginanjar Agustian ini saya dapatkan cuma-cuma bersama dua buku lainnya karena memenangkan sebuah kuis di stasiun TV milik pemerintah.

Secara umum, buku ini, menceritakan karakter orang Jepang yang dalam buku ini pula diwakili oleh Samurai. Namum -maaf-, kali ini tidak akan menceritakan tentang kesatria Samurai. Karena ada cerita menarik dari prolog buku ini. Read the rest of this entry

Kampanyekan Tayangan Sehat

 Kali ini akan membahas tentang opini -pribadi- tayangan televisi yang semakin tidak sehat. Sebenarnya enggan untuk mengulasnya, namun dipikir-pikir rasa-rasanya sudah tidak tertampung lagi dan harus ditumpahkan melalui sedikit ulasan. Mudah-mudahan saja teman-teman punya anggapan yang sama dan rela memberikan sedikit komentarnya.

Seperti kita pahami  televisi telah menjelma sebagai sahabat terhadap penikmatnya. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun tak luput dari godaannya. Pasalnya penikmat tayangan televisi terdiri dari banyak varian usia. Bahkan di lingkungan keluarga yang orangtuanya sibuk bekerja diluar rumah, televisi mempunyai peran ganda; ialah sebagai hiburan serta sebagai pengganti peran orangtua mendampingi keseharian anak (walau tidak semuanya seperti ini).

Read the rest of this entry

#BahayaTontonan

1. Secara tak disadari tayangan yang disuguhkan setiap harinya akan membentuk karakter penikmatnya, bukan lagi persepsi ataupun opini. #BahayaTontonan

2. Apa sebab ini terjadi? Karena fakta menyebutkan bahwa sebuah pesan lebih mudah dipahami dengan cepat melalui visualisasi. #BahayaTontonan

3. Dan visualisasi ini akan cepat masuk ke alam bawah sadar tanpa harus diminta. #BahayaTontonan
Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: