Arsip Blog

Kau Kemana?

Kau kemana?

Mataku menyelasar dalam kerumunan

menongak keatas di malam temaram

mencari seorang putri berparas jelita

 

Kau kemana?

rindu ini kian kental menjadi debu

hati yang kau tinggal, kian sakit memilu

 

Kau kemana?

masih ingat akan janji malam itu?

dibawah naungan rembulan

kita berjanji, se iya se kata

Puisi?

Heran?

Atau mungkin takjub?

Aah… Entahlah aku pun bingung memikirkannya

Makin banyak kutemui insan penulis sastra

Ingin rasa ku seperti mereka

Pun bila bisa,

bagaimana cara merangkai kata

menjadi barisan kalimat nan indah

Agar tercipta bait-bait puisi nan indah

%d blogger menyukai ini: