Arsip Blog

“HATI BERKATA PADA MATA”

Mata adalah penuntun dan hati adalah pendorong dan penuntut. Yang pertama memiliki kenikmatan pandangan dan yang kedua memiliki kenikmatan pencapaian. Dalam dunia nafsu keduanya merupakan sekutu yang mesra dan jika terpuruk ke dalam kesulitan dan keduanya besekutu dalam cobaan, maka masing-masing akan mencela dan mencaci.

Suatu hari hati berkata pada mata, “Kaulah yang telah menyeretku kepada kebinasaan dan mengakibatkan penyesalan karena aku mengikutimu beberapa saat saja. Kau lemparkan kerlingan matamu ke taman itu, kau mencari kesembuhan dari kebun yang tidak sehat, dan kau salahi firman Allah, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya’, kau juga salahi sabda Rasulmu.

“Memandang wanita adalah panah beracun dari berbagai macam panah Iblis. Barang siapa meniggalkannya karena takut kepada Allah azza wa jalla, maka Allah memberi balasan iman kepadanya, yang akan didapatai kelezatannya di dalam hatinya”(HR.Ahmad) Read the rest of this entry

Iklan
%d blogger menyukai ini: