Arsip Blog

“Ramadhan Sebagai Persinggahan”

Hidup ini ibarat sebuah perjalanan. Dimana roda-roda kehidupan akan terus berputar dan menggelinding, yang lalu takkan pernah kembali bahkan detik ini pun sudah pasti akan menginggalkan kita saat detik berikutnya telah datang. “Hiduplah engkau didunia ini seperti orang asing atau seorang yang melintas sebuah perjalanan” begitulah Rasul mengibaratkan perjalanan hidup ini.

           Bila hidup adalah perjalanan yang panjang maka butuh waktu diri ini untuk singgah. Melepas letih setelah perjalanan, dan menunaikan hak tubuh untuk istirahat. Ada banyak hal yang dapat dilakukan saat singgah untuk istirahat itu. Pada saat inilah sang musafir menyusun rencana dan strategi baru, melakukan muhasabah atas perjalanan yang telah dilewati, mengumpulkan spirit dan semangat yang mungkin telah berkurang, menata diri untuk lebih siap dan tahan banting menghadapi situasi dan kondisi yang mungkin tak terduga. Itulah sebab kenapa seorang yang banyak melakukan dan merasakan asam garam perjalanan, biasanya lebih dapat bertahan dalam menghadapi kondisi hidup yang sangat sulit sekalipun. Read the rest of this entry

Iklan

“MAWAR MERAH UNTUK MU”

Demi masa.

Sesungguhnya  manusia benar-benar dalam kerugian,

Kecuali orang-orang  yang beriman mengerjakan amal shalih,

Dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.

QS. Al Ashr 1-3

Hari itu tak seperti biasanya ku bangun sangat pagi, ku beranjak dari tempat tidur menuju jendela depan rumah. Lalu kudapati suasana yang masih gelap dan kudapati halaman yang masih basah sisa hujan semalam. Tanpa ku sadari ternyata jam masih menunjukkan pukul 03.00, masih ada waktu sekitar 45 menit untuk melaksanakan shalat malam meski hanya dua rakaat.

Seraya menunggu adzan subuh, ku buka sebuah mushaf yang tanpa disengaja ku buka surat Al’Ashr (masa). Ku baca ayat demi ayat. Tafsir dari ayat-nya pun tak luput dari pemahamanku. Dalam surat ini Allah bersumpah atas makhluk-Nya yaitu “Demi Masa”. Barang siapa menggunakan waktunya untuk mengerjakan amal shalih dan saling menasihati dalam kesabaran maka akan menjadi orang yang beruntung dan jika tidak maka akan menjadi orang yang merugi.

Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: